pecinta burung lovebird Indonesia

Showing posts with label info. Show all posts
Showing posts with label info. Show all posts

Mengetahui Usia Lovebird Biola dari Kaki

Mengetahui Usia Lovebird Biola dari Kaki
Belajar mengenali warna kuku opaline / biola dari waktu ke waktu

Warna dan pola kuku biola dapat kita gunakan sebagai indikator usia dari burung tersebut. Pada awal menetasnya kuku masih berwarna putih. Pada usia 2 mingguan, ketika mata baru mulai membuka, muncul hitam tipis di pangkal kuku. Lihat pada foto.
Lovebird Usia 2 minggu

Lovebird Usia 2 minggu
Menginjak usia 3 minggu, warna hitam di pangkal kuku semakin pekat dan panjang ke bawah, sampai hampir setengah kuku. Lebar warna hitam kuku ini tidak berubah. Tapi akan turun dan semakin turun menginjak usia 2 bulan smapai 3 bulan.
Lovebird Usia 3 minggu

Lovebird Usia 3 minggu

Lovebird Usia 4 minggu

Diusia 4 bulan, warna hitam kuku ini akan semakin turun sampai ke ujung kuku bawah, dan sepenuhnya akan hilang warna hitamnya di usia 4,5-5 bulan.
Lovebird Usia 3 - 4 bulan

Lovebird Usia 3 - 4 bulan
Usia 5-6 bulan, kuku sepenuhnya putih walau belum bersih benar. Masih ada bayangan hitam.
Lovebird Usia 8 bulan

Lovebird Usia 8 bulan
Menginjak usia 8 bulan ke atas, kuku akan semakin putih bersih. Tanda burung siap untuk diternak.
Lovebird Usia 1 tahun

Lovebird Usia 2 tahun
Warna dan pola perubahan warna hitam ini hanya berlaku untuk biola warna solid dan biola euwing, baik green atau blue. Jadi, kl skg ada yg jual biola "dewasa" tapi kukunya masih hitam, mungkin bidan yg bantu kelahirannya salah catat tanggal lahirnya.

sumber : FB Yudi Purwanto

Selamat Datang Mutasi Baru Lovebird

Selamat Datang Mutasi Baru Lovebird
Selamat Datang Mutasi Baru Lovebird

South African orange-fronted turquoise. Mutasi baru!

Fenotipe ini sudah muncul sekitar tahun 2013 tapi diperlukan penelitian lebih dari 4 tahun sebelum terkonfirmasi bahwa South African orange-fronted turquoise adalah mutasi yang berbeda dengan mutasi American turquoise (turquoise yang beredar disini adalah American turquoise).
Selamat datang mutasi baru lovebird
Adalah Dr. Alessandro D'Angieri dari Brazil yang merupakan ahli genetika lovebird yang pertama sekali mengkonfirmasikan keberadaaan mutasi ini secara resmi lewat sebuah publikasi ilimah.

Note: sejauh ini saya hanya mengenal 3 orang ahli genetika lovebird didunia ini:

  1. Dr Terry Martin BVSc, (Australia)
  2. Dirk Van den Abeele (Belgia)
  3. Dr. Alessandro D'Angieri (Brazil)

Selamat datang mutasi baru!

Sumber : Ben KLI - Grup FB KLI

Mengenal Lovebird Madagaskar

Mengenal Lovebird Madagaskar
Lovebird Madagaskar memiliki ukuran tubuh dengan panjang sekitar 14 cm dan berat antara 25 - 28 gram.

Lovebird madagaskar berbeda dengan jenis lovebird lainnya dimana biasanya antara lovebird jantan dan betina memiliki bentuk fisik yang sama, tetapi lovebird jenis madagaskar ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan antara jantan dan betinanya.
Mengenal Lovebird Madagaskar
Berikut perbedaan lovebird madagaskar jantan dan betina :

Lovebird Madagaskar Jantan
  • Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, hijau terang pada bagian tunggirnya dan lebih ke kuningan di bagian bawahnya
  • kepala, leher dan   dada berwarna abu-abu, dibawah sayap berwarna hitam
  • bulu ekor berwarna hijau
  • paruh berwarna abu-abu muda; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu. 
Lovebird Madagaskar Betina
  • Bulu kepala, leher, dada, di bawah sayap berwarna hijau. 
Lovebird Madagaskar Muda
  • Bulu berwarna seperti dewasa, tetapi bulu burung jantan berwarna kehijauan pada tengkuknya (beberapa jantan memiliki bulu kepala dan dada berwarna hijau), paruh berwarna kuning dan terdapat bercak   hitam pada pangkal paruh bagian atas.
 Anak jenis :   A.c cana dan A.c ablectanea
Mengenal Lovebird Madagaskar
Penyebaran Lovebird Madagaskar

Lovebird Madagaskar adalah lovebird yang berasal dari Pulau Madagaskar di samudra Hindia dan satu satunya jenis lovebird yang bukan berasal dari daratan benua Afrika walau tidak terlalu jauh juga dari afrika,, hehehe.

Secara genetis burung ini akan tetap memiliki rasa malu dan sensitivitas yang sangat tinggi sehingga burung ini tergolong burung yang sulit ditangkarkan. Burung ini hidup di beberapa hutan terbuka dan hidup secara berkelompok dalam jumlah yang banyak. 

Burung ini  pertama kali di import untuk peternakan burung di Eropa pada pertengahan abad ke 19 ketika kegiatan eksport import masih diizinkan disana.

Lovebird madagaskar merupakan species lovebird yang langka, selain di alam memang jumlahnya sangat terbatas lovebird madagaskar sangat  sulit ditangkarkan karena perilakunya yang sulit beradaptasi dengan lingkungan maupun pergantian musim. di dalam negri pun masih jarang yang berhasil membudidayakan lovebird jenis ini.

Selain itu lovobird madagaskar memiliki sensitivitas yang tinggi sehingga gampang stress sehingga kemungkinan bisa ditangkarkan relatif kecil, walaupun dapat ditangkarkan dan disuapi dengan sistem handfeeding tidak akan mengurangi sifat liar yang sudah menjadi nalurinya. 

Lovebird Madagaskar mencari makan di area pertanian dengan memakan biji bijian dan berbagai macam rumput. Lovebird Madagaskar lebih suka berkembang biak dimusim gugur dan karena burung ini tidak memiliki toleransi terhadap musim dingin sehingga usaha penangkaran burung Lovebird Madagaskar di musim dingin sangat sulit.



disadur dari : catatan-burung.blogspot.co.id dengan beberapa penyesuaian

Cara Mengatasi Telur Lovebird yang Gagal Menetas Karena Kekurangan Kalsium

Cara Mengatasi Telur Lovebird yang Gagal Menetas Karena Kekurangan Kalsium

TELUR ISI SEMUA TETAPI YANG MENETAS HANYA 2 EKOR DAN SISANYA MATI DI DALAM.

Kasus seperti ini mungkin pernah di alami oleh semua peternak LOVEBIRD atau unggas lainnya, mari kita bahas asal muasal cangkang telur dulu :
Telur Lovebird
Cangkang telur adalah lapisan terluar dari telur. Lapisan ini dapat bertekstur keras maupun lunak, tergantung jenis telurnya. Cangkang telur unggas umumnya terbuat kalsium karbonat yang dapat larut dalam asam dan melepaskan karbon dioksida". (sumber : Wikipedia)

Dari penjelasan diatas bisa saya simpulkan apa dampak jika burung kesayangan kita yang kurang kalsium :
  1. Lamban / lambatnya pembentukan telur sehingga mengakibatkan jarak keluarnya telur 1 dengan yang lainnya beda jauh ( antara telur pertama dengan telur berikutnya 2,3,4 dst)
  2. Jumlah telur sedikit
  3. kualitas telur yang kurang baik, cangkang tipis mudah pecah dll…
  4. Indukan tiba - tiba Mati
  5. Indukan tiba - tiba lumpuh
  6. kaki piyik cacat tulang (bengkok dll)
Kalsium bisa meningkatkan fertilitas (telur yang dibuahi sel sperma), meningkatkan daya tetas telur dan mengurangi kematian embrio di dalam telur

Contoh kasus pada photo di bawah ini bisa saya simpulkan jarak antara telor ke -1 dan ke -2 dengan telor berikutnya ini beda jauh, pengalamanya saya dirumah setelah kalsiumnya saya cukupi jaraknya netes telor pertama sampe terakhir biasanya Cuma 1 hari saja. Kondisi gambar di bawah 5 telor biola x biola isi semua telor ke -1 dan ke -2 netes tapi telor ke – 3,4 dan 5 gagal netes atau mati di dalam ini di sebabkan 3 telur terakhir kedinginan atau suhu yang di hasilkan oleh indukanya kurang stabil kerena intensitas indukan di dalam glodok itu sudah sangat kurang karena harus bolak balik cari makan dan ngeloloh anaknya yang sudah netes, terkecuali suka ada si jantan makan dan memberikan makanannya ke indukan betina untuk diberikannya lagi ke anaknya ini termasuk tipe jantan yang baik.
Cara Mengatasi Telur Lovebird yang Gagal Menetas Karena Kekurangan Kalsium
Cara Mengatasi Telur Lovebird yang Gagal Menetas Karena Kekurangan Kalsium
Untuk kalsium bisa di dapat dari tulang sotong (asinan), grit atau kemasan modern adanya namanya calclilux (serbuk putih di larutkan dalam air)

Semoga Bermanfaat postingan boleh di share
diskusi boleh isi kolom komentar.

Salam Guyub Rukun

Sumber tulisan : Grup Facebook KLI PVJ Bandung.

Rahasia Split Biola Bisa Memiliki Harga yang Lebih Mahal dari Biola

Rahasia Split Biola Bisa Memiliki Harga yang Lebih Mahal dari Biola
Venomena split biola memang sangat menarik, kenapa bisa dikatakan demikian ?? karena ternyata dilapangan banyak terjadi Hijau Ficshery jantan harganya bisa lebih mahal dari biola betina. Tapi tentunya syarat dan ketentuan berlaku, hehehe
Rahasia Split Biola Bisa Memiliki Harga yang Lebih Mahal dari Biola
Harga SPLIT BIOLA, itu Sangat Bergantung Sama si induk, oleh Karna itu SPLIT Harus Jelas Pasangan induknya

diSamping itu Visual (Jenis) Split juga Pengaruh Sama Harga
  • GREEN SPLIT BIOLA (Murni Green) yang dari induk "BIOLA x PARUH MERAH" Wajar Klo Lebih Murah dari BIOLAnya, Sebab Jackpot yang diHasilkan Hanyalah BIOLA Green saja..
  • GREEN SPLIT BIOLA SPLIT BLUE (Mengandung Darah Blue) yang dari induk "BIOLA x PARUH PUTIH/Blue" Wajar wajar saja jika HARGA Setara dengan BIOLA, Sebab Jackpotnya Bisa Nyetak BIOLA BLUE, yang Harganya 2x Lipat dari HARGA BIOLA Betina.
apalagi..
  • GREEN SPLIT BIOLA SPLIT PB (Mengandung Darah ParBlue/PB) yang dari induk "BIOLA x PARBLUE (PB)" Wajar wajar saja jika HARGAnya Lebih Mahal dari BIOLAnya, Sebab Anakannya Bisa Kluar BIOLA PB, yang Harganya 4x Lipat dari Harga Biola Betina.
Rahasia Split Biola Bisa Memiliki Harga yang Lebih Mahal dari Biola
intinya atau Kesimpulannya

Perbedaan/PerBandingan HARGA itu Hanyalah tergantung sama KWALITAS ANAK yang diHasilkan dari siBurungnya saja
Semua Tergantung Selera Masing masing
Semua Tergantung Kita
Karna Semua itu Hanyalah Pilihan
Beda Orang Beda Pemikiran

Hanya yang perlu sangat diperhatikan oleh para breeder dalam membeli burung split adalah kepercayaan, karena secara visual burung split ini sangat sulit dibedakan. Maka jika ingin membeli burung split belilah kepada Breeder yang sudah terpercaya, jangan tergoda oleh sekedar harga murah tetapi membeli kepada breeder yang tidak jilas.

Hanya sekedar saran saja untuk para pemula lebih dianjurkan untuk membeli indukan atau jodoan Biola x Biola saja, karena secara teori pasti akan menghasilkan biola pula, sedangkan jika bermain split harus memiliki ekstra kesabaran dan pengalaman tentunya.

Salam 1 Hobi, Jangan Selalu Ribut apalagi Saling Menjatuhkan..
Jaga Hati, Persaudaraan, Kerukunan, SilaturRohim, dengan BerMusyawarah
Maju Bersama sama itu akan Lebih Kuat dan akan indah Pada Waktunya

Salam  Breeder Lovebird Lover

Berbagai Jenis Lovebird Kacamata dan Sifat Penurunannya

Berbagai Jenis Lovebird Kacamata dan Sifat Penurunannya
Lovebird adalah burung sejenis beo kecil yang berasal dari genus Agapornis. Burung ini memiliki ukuran kecil berkisar 13 - 17 cm dengan berat sekitar 40 - 60 gram serta memiliki ekor yang pendek dan paruh yang besar melengkung. Lovebird memiliki 9 spesies dengan 8 spesies berasal dari Afrika dan 1 spesies berasal dari Madagaskar. Burung ini bersifat monogami dan sering terlihat mesra jika berpasangan, maka dari itu burung ini dinamakan sebagai Burung Cinta atau Lovebird. Lovebird mampu hidup hingga umur 10-15 tahun.

Lovebird Klep ini ternyata banyak sekali jenisnya, bahkan seringkali kita dibuat bingung dengan penyebutan jenis burung yang sati ini. Nah untuk mengurangi rasa bingung tersebut kali ini Sobat Lovebird Lover akan menjelaskan secara ringkas dan sederhana Jenis - Jenis Lovebird Klep / kaca mata dan Sifat Penurunannya

Berdasarkan warna paruhnya Lovebird Klep dibagi menjadi 3 jenis :
  1. Green Series (GS) atau Paruh merah.
  2. Blue Series (BS) atau Paruh Putih atau Merah Muda.
  3. Parblue (PB) atau Paruh Orange atau Yellow Face atau muka kuning.
Berbagai Jenis Lovebird Kacamata dan Sifat Penurunannya
Berdasarkan bentuk warna di kepala Lovebird Klep  dibedakan menjadi 4 jenis :
  1. Agapornis Fischeri.
  2. Agapornis Personata atau Masked Lovebird.
  3. Agapornis lilliane atau Nyasa Lovebird.
  4. Agaporis nigrigenis atau black-checked Lovebird (BC).
Berbagai Jenis Lovebird Kacamata dan Sifat Penurunannya
Berdasarkan warna mata Lovebird Klep dibedakan menjadi 3 jenis :
  1. Hitam (manik merah dan mata air termasuk didalamnya)
  2. Ino eyes.
  3. Fallow eyes.
 Berdasarkan genetika warna Lovebird Klep  dibagi menjadi 5 jenis :
  1. Dominant
  2. Resesif
  3. Incomplete Dominan / co dominant.
  4. Sex-linked (Biola).
  5. Multifactorial
Genetika adalah ilmu yang berhubungan dengan studi dan pemahaman tentang faktor keturunan, evolusi, perkembangan, ekologi, biologi molekuler dan ilmu forensik. Seorang ilmuwan Jerman dengan nama Gregor Johann Mendel adalah pendiri pertama Genetika, maka ia juga dikenal sebagai bapak genetika.

Yang dimaksud Genetika warna disini adalah warna yang terlihat secara visual  di warna bulu punggung, sayap, dada, Rum (Rawis / tungkir) dan ekor. Warna kaki dan kuku tidak berpengaruh pada Genetika warna.

Salam Breeder Lovebird Lover

Penyebab Burung Tiba tiba Lumpuh

Penyebab Burung Tiba tiba Lumpuh
Terkadang kita menemui beberapa kasus burung tiba - tiba seperti lumpuh, lemah tidak bertenaga di dasar sangkar, meski jika diberikan makanan dan minuman burung masih mau menyantapnya.

Hal seperti ini biasanya diakibatkan karena burung kekurangan asupan mineral, terutama kalsium. Kekurangan salah satu mineral akan mengakibatkan burung ngedrop karena jika tanpa mineral yang memadai, maka berbagai macam vitamin dan makanan lainnya tidak akan terolah dengan baik di dalam sistem pencernaan dan metabolisme burung tersebut.

Jika burung dalam kondisi ngedrop, biasanya burung akan mengalami anemia (kekurangan sel darah merah). Burung menjadi sangat lemas dan tidak bertenaga sehingga akan terlihat seperti lumpuh.
Penyebab Burung Tiba tiba Lumpuh
Untuk menangani hal tersebut yang harus kita lakukan pertama kali adalah mengobati anemianya dengan memberikan vitamin B12. Karena tidak ada obat tunggal B12, maka bisa diberikan vitamin B complex atau multivitamin lainnya yang memiliki kandungan B12 yang besar. saat pengobatan anemia tersebut, burung pun harus tetap mendapatkan suplai makanan yang baik dan bergizi.

Walaupun selama sistem pencernaannya belum berfungsi normal, akan sangat sulit bagi burung untuk mendapatkan energi yang cukup untuk bertahan hidup. Jika burung masih mau makan, berikanlah multivitamin dalam campuran makanan tersebut jangan dilarutkan ke air dan berharap burung mau meminumnya karena itu adalah pekerjaan yang percuma, karena multivitamin yang diminum burung hanya sedikit, maka cara yang paling tepat adalah menebarkan ke makanannya itu tadi.

PERHATIAN: Usahakan dalam pemberian apapun kepada burung agar tidak dengan cara dipegang. karena, burung masih dalam kondisi drop, jika dipegang akan berakibat seperti tersentak karena tidak punya labirin dan hal ini bisa mengakibatkan kematian. untuk memberikan makanan kepada burung seperti ini usahakan dengan menggunakan injeksi / spet , yang ujungnya diganti dengan selang kecil. Tetes - teteskan apa yang kita harapkan dikonsumsi burung itu di atas paruh dengan harapan ada bagian yang masuk ke mulut burung dan terminum. Hati - hati burung dalam kondisi sakit, jika tertekan di bagian dada dapat langsung tersedak dan mengakibatkan kematian.

Isi Kandang untuk Ternak Lovebird ala Junot LB

Isi Kandang untuk Ternak Lovebird ala Junot LB
Buat anggota boleh bertanya secara rapih di kolom komentar, insyaallah saya jawab, semua pengurus atau anggota boleh menjawab pertanyaan sekiranya bisa membantu memecahkan masalah, tp punten jawabannya jangan ngasal (jawab serius)
Isi Kandang untuk Ternak Lovebird
Buka bukaan isi kandang junot lb
Kemarin yang tanya lewat washapp dan minta tolong potokan isi kandang ternak saya ok baiklah kita bahas. Saya jelaskan dari urutan No :
  1. Biji haver non kupas ( klo mau kasih kangkung, biji haver lepas dan simpan) pemberian kangkung dan jagung saya 2x seminggu.
  2. Air minum vitamin WP : saya menggunakan vitamin wp pas lagi posisi indukan ngeloloh cm 1x seminggu
  3. Kayu balok albasiah penting sekali untuk menjadi kelembaban di dalam glodok (nanti di gigitin sendiri sama induknya)
  4. Top grit (serbuk mineral) 
Fungsi Grit Diantaranya :
- Memperbaiki produksi dan mutu telur (cangkang telur tipis mudah pecah)
- Membantu daya tetes telur
- Membantu pertumbuhan tulang dan bulu normal
- Mencegah penyakit dan menyembuhkan penyakit yang di sebabkan karena kekurangan mineral seperti : 
  • induk betina mati saat angkrem
  • kaki lumpuh
  • kaki anakan bengkok
  • kurang darah 
  • indukan memakan telornya sendiri
  • dll
5.  Pakan harian atau pakan racikan :
  • 7 kg Milet Putih
  • 1/2 kg milet merah 
  • 1/2 kg kunyit / jemawut (bukan bumbu masak)
  • 1 kg gabah Bangkok
  • 1 kg beras merah
  • 2 kg canary sheed
  • 2 kg kwaci HItam
Tambahan
  • 1/4 Biji sawi
  • 1/4 niger sheed
  • 1/2 ons pumayin (wajib)- 
Biasakan indukan itu doyan sayur dan haver biasanya klo pas ngeloloh anakan cepet gede badannya.
6.  Eggfood
Isi Kandang untuk Ternak Lovebird
Bahan sarang yang saya gunakan adalah serutan kayu
bahan sarang lovebird

INFO PRODUK YANG SAYA JUAL
WA : 0877 3116 2360
PIN BB : DE341427 
( AREA BANDUNG BISA PAKE GOJEK)


disadur dari grup facebook Komunitas Lovebird Indonesia Paris Van Java (KLI PVJ)
https://www.facebook.com/groups/1507573709509440/

Apakah Lactobacillus penting untuk burung ?

Apakah Lactobacillus penting untuk burung ?
Lactobacillus Acidophilus adalah sumber dari hidup yang layak, alami organisme mikro, yang ditemukan dominan dalam sistem pencernaan manusia dan semua hewan berdarah panas. Kondisi stres seperti pendatang baru, molting, peternakan, memberi makan muda, pertumbuhan, persiapan untuk penerbangan, penyakit dan cedera, bersama dengan pakan yang terkontaminasi dan air, makanan memburuk di tanaman, air yang mengandung klor, antijamur dan terapi antibiotik, semua dapat menyebabkan besar ketidakseimbangan berbagai jenis mikro-organisme dalam tanaman dan saluran usus, sehingga burung rentan terhadap masalah pencernaan.
Apakah Lactobacillus penting untuk burung?
Kematian A burung bisa terjadi akibat kegagalan organ, tidak disebabkan oleh ketidakseimbangan mikroba awal, tapi dari invasi sekunder penyakit yang menyebabkan mikro-organisme melalui penghalang usus. Setelah organisme patogen menembus penghalang usus, antijamur atau antibiotik kemungkinan besar kebutuhan untuk memperbaiki kondisi hewan.

Banyak faktor yang mempengaruhi interaksi antara mikro-organisme usus dan tuan rumah mereka. Efek kumulatif dari interaksi ini mengontrol komposisi dan aktivitas metabolik dari usus mikroflora ini. Optimal "keseimbangan" dalam populasi mikroba telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Ada bukti yang menunjukkan bahwa mikro-organisme tertentu, terutama lactobacilli, bisa membantu menjaga profil mikroba seperti menguntungkan dalam usus baik melalui menjadi bagian dari mikroflora alami atau sebagai suplemen makanan. Sebagai bagian dari flora alami, mereka dapat memberi efek menyehatkan melalui produksi asam antibiotik dan organik, penurunan pH dan oksidasi potensial, antagonisme kompetitif, dan empedu deconjugation. Sebagai suplemen makanan, mereka memiliki dampak positif pada pertumbuhan, fungsional dalam perawatan preventif dan kuratif serta menjadi sumber enzim tertentu yang penting untuk metabolisme beberapa nutrisi.

Ada umumnya ada dua jenis flora mikroba dalam saluran pencernaan. Yang pertama terdiri dari adat menguntungkan mikro-organisme yang telah mencapai hubungan dekat dengan tubuh  melalui periode panjang evolusi. Yang lain terdiri dari mikro-organisme berpotensi patogen.
Peran utama dari mikroflora ini adalah untuk membantu pencernaan makanan. Untuk pencernaan yang efisien dan penyerapan maksimum nutrisi adalah penting bahwa keseimbangan mikro-organisme dipertahankan. Namun, di hari ini dan usia, menjaga saluran usus yang normal sehat sulit. Hewan sering mengalami stres kondisi. Dalam keadaan ini bakteri patogen dapat mendominasi pertumbuhan bakteri yang berlebihan, dan menciptakan "ketidakseimbangan" yang pada gilirannya dapat mengganggu fungsi usus normal dan menyebabkan berbagai masalah mulai dari pencernaan tidak efisien dan pemanfaatan pakan enteritis. Studi menunjukkan bahwa laktobasilus adalah bakteri yang paling terpengaruh oleh stres. Hal ini menyebabkan pengurangan saluran tersebut. Ketika ini terjadi, efek menguntungkan dari lactobacilli dalam mempertahankan pH yang tepat dan mikroflora hilang. Perubahan dalam flora mikro oleh ketidakseimbangan tersebut bertepatan dengan timbulnya muntah, diare, atau infeksi gastroenteritis lainnya.

Lebih khusus, pentingnya lactobacilli dipilih untuk usus kesejahteraan, pertahanan , dan di interupsi penyakit tertentu sekarang didokumentasikan dengan baik. Lactobacilli telah digunakan dalam mencegah pertumbuhan berlebih dengan antibiotik spesies tahan Candida, Pseudomonas, Staphylococcus, dan E coli selama terapi antibiotik, ketika flora mikro normal ditekan karena fungsi stres atau dengan antibiotik. Konsekuensi lain dari pertumbuhan bakteri yang berlebihan dari usus kecil adalah perumusan berbagai protein end-produk yang tidak lagi menggunakan oleh tubuh . Artinya, protein biasanya tersedia untuk tuan rumah begitu diubah oleh flora usus yang mereka tidak bisa lagi dimanfaatkan.
                                                                                                
sumber : avian web

Ciri – Ciri LoveBird Sakit

Ciri – Ciri LoveBird Sakit
Lovebird adalah burung sejenis beo kecil yang berasal dari genus Agapornis. Burung ini memiliki ukuran kecil berkisar 13 - 17 cm dengan berat sekitar 40 - 60 gram serta memiliki ekor yang pendek dan paruh yang besar melengkung. Lovebird memiliki 9 spesies dengan 8 spesies berasal dari Afrika dan 1 spesies berasal dari Madagaskar. Burung ini bersifat monogami dan sering terlihat mesra jika berpasangan, maka dari itu burung ini dinamakan sebagai Burung Cinta atau Lovebird. Lovebird mampu hidup hingga umur 10-15 tahun.

Didalam berternak lovebird kita pasti sering menemui berbagai macam masalah, mulai dari penentuan jenis kelamin, cara penjodohan sampai telur yang zoonk. dan kali ini kita akan sedikit membahas tentang ciri ciri lovebird yang sedang dalam kondisi tidak fit atau terserang penyakit.

Menjaga kesehatan dan kebersihan hewan ternak kita itu wajib hukumnya. karena jika ingin mendapatkan hasil ternak yang berkualitas kita pun harus memperhatikan perawatannya. jangan samapai terlalu mementingkan hasil jumlah ternak yang banyak tapi tidak menjaga kesehatan indukan.
Ciri – Ciri LoveBird Sakit
Ciri – Ciri LoveBird Sakit
  • pernapasan/nafas tidak normal.
  • Ekor bergerak naik turun secara terus menerus.
  • Muka dan kepala di liputi lendir.
  • Bulu tidak normal, pertumbuhannya dan meranggas.
  • Pendarahan.
  • Ekor, kepala atau sayap lemas terkulai.
  • Mata kusam dan bengkak
  • Jatuh dari tempat bertengger.
  • Postur burung terlalu membungkuk.
  • Benjolan atau pembengkakan pada tubuh.
  • Berdiam di dasar kandang.
  • Muntah.
  • Berat badan turun drastis.
Apabila muncul tanda di bawah ini maka konsultasiakan dengan dokter hewan kepercayaan anda:
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kotoran tidak normal.
  • Mencabuti bulu sendiri secara berlebihan.
  • Pola tidur burung lovebird  tidak normal ( Kepala terselip di bawah sayap, kepala berpaling ke arah sayap denga mata hanya tertutup segbagian kelopaknya).
  • Terjadi perubahan di luar kebiasaan (Berubah kicauannya, bermainnya, interaksi dengan burung lain dan manusia dan tempat hinggapnya)
  • Minum berlebihan tidak seperti biasannya.

Sumber : Grup Facebook Komunitas Lovebird Indonesia

Bagaimana Melestarikan Pure Species Lovebird

Bagaimana Melestarikan Pure Species Lovebird
Sebuah Catatan : (terjemahan)
Bagaimana Melestarikan Pure Species
(terjemahan bebas & atas seijin dari Sam Gibbs oleh Kurnia Sutanto KLI KorWil Kal Tim Balikpapan)
Ada orang  yang " mengklaim " mereka memiliki  species murni , non -split tapi bagaimana mereka benar-benar tahu  bahwa burung tsb adalah species murni ?
Bagaimana Melestarikan Pure Species Lovebird
Saya baru punya anakan biru dari induk pasangan Personatus  hijau "murni " yang  sudah  9 generasi dari induk A dan 6 generasi dari induk  lain dan semua hanya  silangan  hijau x hijau  (personatus WT murni !)

Fakta penting nan sederhana adalah split bisa “ada” selama beberapa dekade sebelum muncul  lagi pada generasi “kesekian “ itu dengan  rupa topeng kepala yang jelek (pudar).

Ada banyak burung “wildcolour “ di sini di Eropa saya lihat ada 81 personatus hijau di Kelas A
pada kompetisi  BVA Masters tahun ini (2013) , bayangkan betapa banyaknya  burung hijau !

Di luar Eropa ” wildcolour” kurang populer , bahkan bisa dibilang, tidak eksis  ? Ada beberapa orang di luar sana yang  bersedia untuk melakukan perkuatan genetis &  mulai mengembang biakan burung species murni yang berkualitas

sayangnya permintaan pasar akan  hijau wildcolour terkalahkan oleh permintaan akan  mutasi  warna lain

Sangat sedikit peternak melakukan seleksi untuk  karakter & kualitas species , dibanding  untuk penampilan visual dan mutasi . Saya berharap beberapa peternak akan  berhasil dan orang-orang mulai menyadari betapa pentingnya  Wild Colour .

Peternak /breeder yang “se-aliran pemikiran” harus bekerja bersama-sama!,  Mengapa tidak memulai ber-kelompok saling membantu dalam pencarian  dan memunculkan kembali wildcolour berkualitas  ?

Saya akan akan senang untuk membantu. Menurut pendapat jujur saya tidak ada yang mengalahkan “wildcolour” yang baik keindahan alam itu yang terbaik ! Hanya alam akan menghasilkan burung dengan kepala hitam, kerah kuning dan dada serta tubuh hijau cerah. Kedahsyatan yg murni !

Sumber : Grup Facebook Komunitas Lovebird Indonesia

Hasil Silangan Warna Lovebird

Hasil Silangan Warna Lovebird
PEROLEHAN  WARNA  TERNAK  LOVEBIRD
hasil silangan warna lovebird
Tulisan   ini  saya  buat  sebatas   pengalaman  pribadi  selama  ternak  LB.
INDUK   BETINA  +  PEJANTAN  =  WARNA  ANAKAN  YANG   DI HASILKAN
  1. Hijau  standart  +  hijau  standart  =  1. Hijau  standart (mayoritas),   2. Pastel  hijau.
  2. Hijau  standart  +  biru  dakocan = 1. hijau standart (mayoritas),  2. Hijau  dakocan,  3. pastel  hijau.
  3. Hijau   standart  +  Hijau   Dakocan  = 1. Hijau  standart (mayoritas),  2.  Hijau  dakocan.
  4. Hijau   standart  +  pastel   kuning  =  1. Hijau  standart (mayoritas)  2. pastel   hijau.
  5. Biru   dakocan + Biru  dakocan = 1. Biru  dakocan ( mayoritas ), 2. Pastel biru,    3. Pastel  putih.
  6. Biru  dakocan + Hijau  standart = 1. Hijau  standart (mayoritas),  2. Pastel  hijau  3. Pastel  hijau  kepala  emas,  4.  Hijau   dakocan.  
  7. Biru  dakocan  + hijau  kepala  emas = 1. Hijau  standart,  2.  Hijau  kepala  emas,  3.  hijau  dakocan.
  8. Biru  dakocan  +  Hijau  Dakocan  = 1. Biru dakocan,  2. Hijau  dakocan
  9. Biru  dakocan  +  Pastel  Hijau  =  1. Hijau  standart,  2.  biru  dakocan,   3.  pastel   hijau,  4.  hijau  dakocan.
  10. Biru  dakocan  + pastel   kuning  =  1.  Hijau  standart,  2. Hijau  dakocan.
  11. Biru  dakocan  + violet = 1. Biru   dakocan,  2.  violet
  12. Violet  +  Biru  dakocan  =  1. violet,  2.  Biru  dakocan.
  13. Biru  kepala  elang  +  Pastel  Hijau  =  1.  Biru,   2. pastel  hijau
  14. Hijau  dakocan + hijau   standart = 1. hijau  standart,  2.  hijau  dakocan.
  15. Hijau  dakocan  +  Biru  dakocan  = 1. Biru  dakocan,  2. Hijau  dakocan,  3. Pastel  Kuning,  4. Pastel   hijau,   5.  Pastel  Biru,    6.  Pastel   Putih.
  16. Hijau  dakocan  +  Hijau  dakocan  = 1. Hijau  dakocan,  2. Biru  dakocan,  3. Pastel  hijau,  4. Pastel  biru,   5. biru  dakocan.
  17. Hijau  dakocan  + pastel  Hijau  = 1. Hijau  standart,  2.  Pastel  hijau,  3. Hijau  dakocan.
  18. Pastel  Hijau  +  Pastel   biru  =  1.  Pastel  Hijau,  2.  Pastel  biru.   
  19. Pastel  kuning + Pastel  kuning = 1. Pastel kuning (mayoritas ),  2. Pastel  hijau,  3.  Hijau  standart,   4. LUTINO,  5. Biru  dakocan. 6. Pastel  Putih.
  20. Pastel  kuning  + Pastel  Hijau = 1. Pastel  kuning,  2.  Pastel   hijau,  3. hijau  standart,  4. Biru   dakocan   5. hijau  dakocan,  6. Hitam   7. Pastel  Putih,   8. Pastel   Biru.
  21. Pastel  kuning  +  Biru  Dakocan =  1. Biru  dakocan,  2.  hijau  dakocan.
  22. Pastel  kuning  +  hijau  standart = 1. Hijau  standart
  23. Hitam  +  hitam  =  Hitam
  24. Hitam  +  Hijau   standart =  1.  Hijau  standart,   2.  Hijau  dakocan.
  25. Hitam  +  Pastel  Hijau  =  Pastel   hijau
  26. Hitam  +  Pastel   Putih =  Violet
  27. Hitam  +  Biru  dakocan  =  masih  dalam   proses ( he  he  he  )
  28. Pastel   Putih  +  Hijau  standart = 1. Pastel   kuning,  2. Pastel  Hijau,  3. Hijau  standart.
  29. Pastel Putih + pastel  putih = 1. Pastel  putih,  2. Pastel  kuning,  3. Pastel  hijau,  4.  biru  dakocan. 
Sekali  lagi, tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi. Tetapi uraian diatas tentunya tidak belaku mutlak terhadap setiap pasangan lovebird, karena banyak faktor yang mpengaruhi terjadinya mutasi warna pada anakan. diantaranya adalah faktor dominan dan resesef masing-masing gen yang dibawa oleh setiap pasangan burung, juga faktor riwayat asal muasal warna burung itu sendiri.

Saya ambil contoh warna hijau dakocan ( kepala  hitam ) dan pastel kuning / hijau, warna warna tersebut bisa sangat banyak menghasilkan variasi warna. Karena berdasarkan riwayat seperti uraian di atas, warna - warna tersebut juga banyak dihasilkan oleh berbagai macam pasangan. Kemudian apabila ada rekan-rekan yang memiliki pengalaman lebih, monggo silahkan ditambahkan pengalamannya untuk saling berbagi dan memberi motivasi kepada rekan rekan lain yang berniat untuk beternak  LB

Cara Mengetahui Infertile Egg atau Telur yang Kosong

Cara Mengetahui Infertile Egg atau Telur yang Kosong
Dalam breeding lovebird sebenernya susah susah gampang atau gampang gampang susah ?? sebenarnya sih sama saja. hehehe,, yang terpenting adalah bagaimana kita menikmati semua proses dalam breeding tersebut.

Banyak sekali masalah yang kita temui selaku peternak lovebird, mulai dari memprediksi jenis kelamin, cara menjodohkan lovebird, telur kosong sampai piyik yang hilang.

Ketika lovebird jodoan kita terpantau bertelur pasti kita akan merasa sangat senang, tetapi setelah menggu sampai 1 bulan lamanya ternyata telur tidak kunjung menetas. apa yang sebenarnya terjadi ??

Seringkali kita mendapatkan telur yang tidak berisi Embrio alias “kosong” yang pada akhirnya tidak ada anakan yang menetas

penyebab kondisi tersebut diantaranya :
  • Umur indukan terlalu muda / burung belum cukup "matang"
  • Nutrisi kurang memadai
  • Perkawinan yang tidak sempurna
  • Salah satu atau kedua pasangan mandul (sel telur & atau sperma "lemah")
Penyebab dapat merupakan salah satu atau kombinasi hal tersebut di atas.

Bagaimana "check"  telur infertile??
Menurut para ahli embrio paruh bengkok yang hidup & tumbuh berkembang pada hari ke 5 sudah mulai dapat dilihat secara visual dengan bantuan  cahaya, namun terbaik dilihat pada minimal hari ke-7 sejak telur  di-erami.

Proses identifikasi peneropongan telur ini dinamakan : Egg Candling

Bisa dilakukan dengan bantuan senter kecil . Pada telur fertile (“isi”), akan tampak garis berwarna merah membentuk “jala” pembuluh darah menunjukan perkembangan embrio dan semakin hari akan semakin gelap.
seperti tampak pada foto dibawah ini :
Telur Fertile
Sedangkan telur infertile, akan tampak kuning bening yang berarti tidak adanya pertumbuhan dan perkembangan embrio , seperti gambar di bawah ini :
Telur Infertile
bahkan jika kondisi telur kosong / tidak terbuahi keadaan telur sampai pada akhir periode pengeraman, kondisi ini tidak berubah.

untuk alasan efisiensi, telur telur kosong diangkat dari sarang. jadi indukan lovebird tidak perlu berlama lama mengerami telur yang kosong.


sumber : Fans Page Facebook Lovebirds Lover Balikpapan-East Borneo
https://www.facebook.com/notes/lovebirds-lover-balikpapan-east-borneo/infertile-egg-telur-kosong/194621340688239/

Dead In Shell / DIS

Dead In Shell / DIS
Dead In Shell (DIS) adalah Kematian embrio pada saat pengeraman. biasa kita temukan adanya telur yg tidak menetas dengan kondisi embrio mati dalam telur . kadang kita temui telur dengan embrio mati kering , ada juga embrio mati busuk basah dalam telur
Dead In Shell / DIS
Yang diduga jadi penyebab :

1.     Genetis
Seringkali dibilang “lemah secara genetis”, berkaitan daya tahan/ kemampuan embrio untuk tumbuh & berkembang dalam masa pengeraman sampai menetas. (hal ini sulit terdeteksi )

2.     Telur ter-Infeksi Penyakit (bakteri/jamur)
Umumnya disebabkan kondisi sarang/glodok kotor karena alas kandang kotor/ basah/tidak hygienis. Telur terinfeksi bakteri/jamur yg terbawa cairan nempel pada kaki/bulu burung, masuk melalui pori pori telur & mengganggu/membunuh embrio.

3.     Suhu & Kelembaban
Suhu lingkungan sarang sangat berhubungan erat dengan kelembaban (iklim mikro). Kondisi iklim mikro mempengaruhi daya/kemampuan tetas telur, fluktuasi suhu & kelembaban lingkungan yg terlalu tinggi menyebabkan gangguan pada pertumbuhan embrio, suhu  terlalu tinggi  mengakibatkan kelembaban berkurang/ kering. Hal ini selanjutnya akan meningkatkan laju penguapan cairan melalui pori-pori telur, jika terus berlanjut maka akan kita dapati embrio mati  kering dalam cangkang telur.
Sementara jika kelembaban terlalu tinggi , embrio tidak akan mampu berkembang dan akan didapati embrio mati dg kondisi telur busuk.
Dengan demikian yang sangat perlu diperhatikan adalah suhu lingkungan kandang.
-    Suhu badan induk sehat/normal pada saat mengeram berkisar  41-42 C,..
-    sementara suhu normal telur yang dierami berkisar 35-39 C.
-    kelembaban saat pengeraman umumnya berkisar 60-70 %.
Pada indukan yang kesehatannya terganggu , suhu tubuh akan juga tidak normal,       sehingga suhu telur akan juga terganggu, pada burung yang sakit suhu tubuh akan terganggu/ turun, terbukti burung sakit suhu kaki-nya akan terasa dingin.
Hal yang sama dengan induk yang kegemukan/nggajih/obesitas, lapisan lemak menghalangi proses pengeraman

4.     Perilaku  Induk saat mengeram
Karakter burung juga berpengaruh pada perilaku induk saat mengeram, indukan yang terlalu sensitive akan mudah terganggu, gelisah bahkan meninggalkan telurnya saat merasa  atau ada terganggu,  padahal telur  secara periodik harus di ”putar” setiap rata-rata 90 menit
Dari pengalaman , burung terlalu jinak belum tentu pandai mengeram, karena sering nya meninggalkan telur untuk bermain.

Pencegahan & penanggulangan :
-    Usahakan Pilih indukan sehat  (lihat minimal  ciri ciri burung sehat)  jelas silsilahnya
-    Usahakan iklim ruang kandang se- stabil mungkin , pasang thermometer & hygrometer dinding.
Kipas angin cukup membantu untuk menurunkan suhu ruangan namun sebaiknya disertai semprotan air.
Penyiraman lantai dengan air bersih atau semprot lantai jika dirasa suhu extrim kering atau beri cepuk isi air dalam kandang agar burung yg sedang mengeram bisa membasahi bulunya atau mandi
-    Sanitasi lantai ruangan, alas kandang kandang ternak, glodok/bahan sarang, tempat makan /minum,…
-    Kondisi lingkungan saat burung mengeram,..jauhkan sumber berisik /kaget lalu lalang orang/tikus atau binatang piaraan lain dsb

 Semoga Bermanfaat


Sumber :
https://www.facebook.com/notes/lovebirds-lover-balikpapan-east-borneo/dead-in-shell-alias-dis/194610494022657


Mengatasi Lovebird Cabut Bulu

Mengatasi Lovebird Cabut Bulu
CABUT BULU DAN SOLUSINYA
Banyak kasus burung Paruh Bengkok mencabuti bulunya sendiri (dikenal dengan istilah Feather Plucking atau Feather Picking), terutama dibagian leher dan dada, atau bagian lainnya.
Tidak langsung berdampak buruk memang bagi kesehatannya sendiri, namun tetap saja kebotakan pada area tubuh tertentu menjadikan tampilan burung kurang elok dilihat.

Kalau di kita, kasus seperti ini pasti ujung-ujungnya satu penyebab, Over Birahi (katanya..), padahal menurut Vet/Dokter Hewan, penyebabnya bisa banyak, antara lain:
  1. Faktor eksternal antara lain infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, kutu, dan parasit. Ketidaknyamanan pada permukaan kulit dan bulu membuat mereka mencabuti bulunya.
  2. Faktor internalnya juga ada, yaitu masalah hormonal dah tingkat stress. Hormonal ketika mereka dalam masa berkembang biak namun tidak menemukan lawan jenis sehingga menimbulkan stress. Bisa juga ketika sedang persiapan bertelur, kekurangan bahan sarang sehingga mereka mencabuti bulunya sendiri agar menjaga suhu sarang tetap hangat.
Nah sekarang solusinya bagaimana? Kapan kita tahu bahwa penyebabnya adalah dari faktor dalam atau luar?

Saya sekalian tulis saja nama mereknya, bukan berarti promosi!
  1. Gunakan shampoo atau obat mandi khusus anti kutu, jamur, dan parasit. Contohnya Kututox atau lainnya. 
  2. Gunakan cairan khusus yang dioleskan pada permukaan kulit, agar terasa saat si burung mencabuti bulu. Misalkan dgn getah bawang merah atau obat merek No Pick produksi Versele Laga.
  3. Ubah lingkungan tempat penangkarannya untuk menurunkan tingkat stress, misal dikolonikan atau diberikan pasangan. Paruh Bengkok adalah burung sosial, bukan burung soliter, interaksi antar sesamanya dapat mengurangi tingkat stress.
  4. Ini yang paling terbaru, pakai kalung anti gigit. Bentuknya mirip (karena memang terinspirasi) dengan kalung corong (Cone Collar) yang biasa dipakai anjing dan kucing pasca operasi agar tidak bisa menggigit dan menjilat bagian tubuhnya. Caranya? bisa pakai mika bekas botol minuman. Silahkan lihat foto ilustrasinya saja.
Mengatasi Lovebird Cabut BuluCABUT BULU DAN SOLUSINYA


Mengobati lovebird cabut bulu


sumber : Grup facebook Lovebird Lover Indonesia
https://www.facebook.com/groups/lovebirdsloversindo/permalink/454206871409881/

Mengenal Lovebird Sable Head Lebih Dalam

Mengenal Lovebird Sable Head Lebih Dalam
Akhir akhir ini banyak diskusi di media sosial mengenai sable head (selanjutnya kita sebut sable). Lalu apa sebenarnya sable itu? Berikut adalah artikel dari Dirk Van den Abeele yang berjudul “Witkop fischeri - white headed fischeri”. Disini kita lebih mengenalnya dengan sebutan kepala putih (kepala elang). Artikel ini sudah melalui proses editing.
Lovebird Sable
Sebelum kita melangkah lebih jauh, satu hal penting yang harus anda ketahui adalah bahwa sable itu BUKAN mutasi, tapi merupakan suatu bentuk seleksi yang tidak bisa diterima dan tidak iinginkan (red: sesuai standard lomba BVA). Berdasarkan penelitian ilmiah, sekali lagi penelitian ilmiah, pada burung normal wild type Agapornis fischeri memang terdapat psittacin merah dikepala bagian belakangnya tapi hanya dalam jumlah yang sangat sangat sedikit. Selain itu, dari observasi langsung dilapangan terhadap burung yang hidup dialam liar diketahui bahwa 90% warna topengnya bukan berwarna merah tapi orange kemerahan.

Beberapa tahun yang lalu memang banyak yang lebih menyukai Agapornis fischeri yang memiliki topeng berwarna merah solid termasuk para juri. Untuk mendapatkan burung dengan penampilan seperti ini, maka para peternak lalu berlomba lomba mencari dan menyilangkan burung yang memiliki warna topeng paling merah. Sayangnya, tanpa mereka sadari bahwa dengan membuat topengnya menjadi merah, maka kepala bagian belakangnya juga ikut menjadi merah tapi tidak ada yang memperhatikan (tdak peduli) hal tersebut. Ketika mutasi NSL ino muncul ada spesies

Agapornis personatus, maka kembali banyak yang menginginkan topeng pada burung tersebut berwarna merah semerah merahnya. Untuk medapatkan warna merah itu, mereka menggunakan burung generasi F3 dan bahkan F2 hibrid (supaya anda mengerti, lutino pada A.personatus adalah hasiil transmutasi) sebagai indukan. Supaya kesalahan ini tidak berlanjut maka dibuatlah sebuah aturan yang menjelaskan bagaimana seharusnya bentuk yang sesuai dengan standard.

Warna merah yang berlebihan ini adalah efek dari menghilangnya eumelanin (pigmen gelap) dan digantikan oleh kehadiran psittacin sehingga membuat penampilan burung (fenotipe) menjadi tidak sesuai lagi dengan bentuk wild form. Yang terlihat adalah burung berwarna hijau yang bagian kepalanya nyaris semuanya berwarna merah. Jika burung ini disilang dengan burung seri biru, maka akan menghasilkan burung yang bagian kepalanya sudah kehilangan psittacin dan eumelanin. Yang terlihat adalah burung berwarna biru yang seluruh kepalanya berwarna putih.

Diakhir tahun 1990, untuk pertama kalinya ada peternak yang menjual burung berkepala putih ini saat berlangsungnya acara BVA Masters. Kemudian kami memberikan penjelasan kepada peternak tersebut mengenai burung yang ingin dia jual. Akhirnya burung tersebut memang terjual tapi pembelinya adalah orang luar negeri. Dan dinegeri barunya, burung tersebut diberi nama “sable” dan menurut mereka ini adalah mutasi baru. Ini adalah sejarah nama sable. Jadi anda harus paham apa yang dimaksud dengan sable. Padahal sable sama sekali BUKAN mutasi. Ada juga yang mengaitkan sable dengan pied (blorok). Pada mutasi pied dan juga beberapa tipe mutasi fallow memang terjadi reduksi eumelanin tapi itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan sable.

Sekitrar enam tahun yang lalu, ada beberapa orang yang melihat burung “sable” ini di internet dan ingin mengimportnya ke Belanda. Saya berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan mereka agar tidak membeli burung tersebut. Tapi tentu saja saya tidak bisa meyakinkan semua orang. Tetap saja ada peternak yang tertarik untuk membeli burung sable ini karena katanya dia suka melihat penampilannya. Oleh peternak tersebut burung sable kepala merah ini kemudian dipasangkan dengan fischeri. Sungguh sangat disayangkan.

Oleh karena adanya standard baru yang mengatakan bahwa topeng fischeri green tidak boleh terlalu merah maka mereka lalu mengkombinasikannya dengan burung seri biru dan hasilnya dijual dengan nama white-heads (kepala putih atau kepala elang). Ini adalah sebuah nama yang bagus untuk fenotipe yang tidak bagus. Tapi harus kita akui bahwa ini semuanya berawal dari kesalahan penjurian dalam menilai burung fischeri hijau dimasa lalu yang sebenarnya bisa dihindari.

Jika anda masih ragu dengan apa yang saya ulas disini, anda bisa melakukan experimen. Coba pasangkan burung biru sable ini dengan fischeri wild form dan lihat apa hasil yang anda dapatkan. Bisa dipastikan anda akan mendapatkan hasil burung yang memiliki warna merah belebihan dibagian kepala dan tidak jarang karakteristik hibridnya kembali akan muncul. Mengapa harus kembali dipasangkan dengan burung seri hijau? Ini adalah untuk pembuktian. Untuk mempelajari dan meneliti sebuah mutasi, harus selalu dimulai dengan burung seri hijau agar anda tahu apa mutasi yang anda hadapi termasuk semua karakteristiknya. Jika anda bisa mentoleransi warna merah yang berlebihan dikepala fischeri, apakah selanjutnya anda juga bisa menerima personatus dengan dada merah dan bukan kuning?
Sumber: https://www.ornitho-genetics.info/?p=3481

Berdasarkan artikel diatas, ada beberapa point yang perlu anda perhatikan:
  1. Pahami dengan baik apa yang dimaksud dengan sable. 
  2. Sable adalah hibrid dan BUKAN mutasi. 
  3. Opaline adalah mutasi jadi jangan membandingkan opaline dengan sable yang bukan mutasi. 
  4. Sebagian mutasi pied (blorok) dan sebagian mutasi fallow mengalami reduksi eumelanin sehingga terlihat seperti sable tapi tidak ada hubungannya dengan sable karena pied dan fallow adalah mutasi sedangkan sable bukan. Sekali lagi, jangan membandingkan atau menghubung hubungkan mutasi dengan non mutasi. 
  5. Tulisan yang berdasarkan penelitian ilmiah ini hanya bertujuan sebagai pembelajaran dan bukan aturan. Jika menurut anda sable adalah burung bagus, silahkan anda teruskan proyek anda. Tidak ada yang melarang anda untuk beternak sable dan saya sangat menghormati pilihan anda.

Sumber :
Komunitas Lovebird Indonesia

Perbedaan Lovebird Impor vs Lovebird Lokal

Perbedaan Lovebird Impor vs Lovebird Lokal
Adakah perbedaan Lovebird Impor dan Lovebird lokal ??
Perbedaan Lovebird Impor vs Lovebird Lokal

Pada dasarnya, TIDAK ADA, karena yang dibicarakan adalah mahluk yang sama, yaitu lovebird. Lovebird mau lahir di Belanda, mau lahir di Amerika, mau lahir di Taiwan, mau lahir di Indonesia, mau lahir di Mesir, dst dst, tetaplah seekor lovebird, TITIK. Soal kenapa hal ini jadi pertanyaan di kalangan pecinta lovebird di Indonesia adalah sebagai berikut:
  1. Banyak peternak lovebird di Indonesia yang masih awam mengenai pengetahuan dasar lovebird, mana yang roseicollis/peachface, mana yang fischeri/dakocan kepala emas, mana yang personatus/dakocan kepala hitam, dll. Yang terjadi adalah karena lovebird adalah peliharaan yang lagi nge-TOP dan berharga relatif tinggi, semua orang berlomba-lomba untuk mengeruk untung secepat mungkin. Yang terjadi adalah pencampuran jenis-jenis spesies lovebird antara satu dengan lainnya, dimana yang beternak, yang menjual dan yang membeli tidak tahu apa yang diternak, dijual dan dibeli, asal itu seekor lovebird. Hasilnya: lovebird barong, lovebird kacamata yang galurnya sudah campur baur
  2. Di Eropa pada umumnya dan Belanda/Belgia pada khususnya, peternak lovebird di sana (99%) menganut sistem galur murni, dimana lovebird tidak disilang antara satu spesies dengan spesies lainnya, jadi lovebird yang dihasilkan adalah lovebird berstandar spesies yang bersangkutan. Contoh: Personatus hijau yang tidak berbulu oranye di dadanya
  3. Di Eropa pada umumnya dan Belanda/Belgia pada khususnya, banyak peternak yang melakukan seleksi indukkan yang akan diternakkan, jadi hanya yang berbodi besar yang dipasangkan dan diternakkan. Hasilnya adalah anakan yang bodinya besar-besar. Jika yang berbodi besar terus menerus dikawinkan dengan bodi besar lain setelah beberapa generasi, terjadilah standarisasi bodi besar pada lovebird tersebut.
  4. Soal isu/mitos bahwa lovebird impor adalah mandul, adalah TIDAK BENAR. Kenyataannya menurut saya adalah, diperlukan sebuah tahap adaptasi dari daerah Eropa (empat musim dan humiditas udara yang kering) menuju Indonesia (panas sepanjang tahun + hujan dan daerah humiditas tinggi). Belum lagi tahap penyesuaian dari shock/trauma perjalanan udara untuk membawa mereka kesini. Sesuai dengan pengalaman saya dengan burung impor Belanda, waktu adaptasi adalah sekitar 6 bulan sebelum mereka terbiasa dan mulai bertelur. Para anak dari indukan ini tentunya sudah terbiasa dengan iklim Indonesia jadi tidak perlu beradaptasi lagi setelah mereka menjadi dewasa.
Jika kita menganut prinsip yang sama dengan para peternak Eropa, tidak menutup kemungkinan bahwa Indonesia akan menjadi unggul. Lovebird adalah burung asli dari Afrika, dimana musim/iklim disana sangat mirip di Indonesia. Indonesia mempunyai suhu yang relatif stabil sepanjang tahun (25-35 celcius) dan humiditas yang konstan, lebih unggul dari eropa yang suhunya bisa sampai minus di musim dingin, sampai 40 derajat dimusim panas, belum lagi humiditas yang naik turun. Asal penempatan kandang dan cara kita merawat benar, pasti para lovebird ini akan lebih produktif di Indonesia

Semestinya hal ini tidak hanya untuk lovebird saja, contoh lain dalam hal ini adalah Parkit Holland. Bisa dibedakan ukuran antara parkit ini dengan parkit yang biasa dijual dipasar lokal, ukuran bodi bisa hampir sampai 50-70% lebih besar!

Semoga uraian singkat dari saya bisa bermanfaat untuk para rekan pecinta lovebird di Indonesia. Mari kita gerakkan/galakkan beternak lovebird berdasarkan galur murni!

Kualitas > Kuantitas!


Sumber : Komunitas Lovebird Indonesia

PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL

PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Harus kita ketahui, paruh yang tidak normal dapat menyebabkan kesehatan burung terganggu.
Normalnya, paruh bagian atas (disebut juga Rhinotheca) tumbuh lebih besar dan lebih panjang, serta menutup paruh bagian bawah (disebut juga Gnatotheca).
PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Pada umumnya, kelainan berdasar bentuk paruh pada keluarga burung Parrot (Parruh Bengkok) dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Overgrown
Kelainan yg paling umum terjadi pada Lovebird, hal ini terjadi apalabila paruh bagian atas, tumbuh terlalu memanjang diluar batas normal
Untuk paruh normal, biasanya burung mengasah (membentuk dan mengikis) secara rutin dengan cara menggigit sesuatu, termasuk juga saat makan, ataupun sengaja menggesekan paruhnya pada permukaan yg kasar.

Alasannya bermacam-macam, mulai dari burung yg malas/tidak aktif (apalagi ketika burung sedang sakit/stress), nutrisi tidak seimbang, dll.
Solusinya, kita sendiri harus memotong bagian yg dianggap terlalu panjang dengan menggunakan gunting kuku.

Lakukan sedikit demi sedikit, mulai dari ujung paruh. Hati-hati, harus sedikit demi sedikit agar paruh tidak tertekan terlalu kencang dan akhirnya membuat keretakan.
Jangan pula terlalu pendek, karena 2/3 dari bagian paruh (mulai dari pangkalnya) memiliki pembuluh darah.

2. Scissor Beak
Kelainan ini jarang terjadi pada Parrot ukuran kecil, namun lebih sering terjadi pada Macaw dan Kakaktua (Parrot besar).
Bentuk paruh seperti ini terlihat seperti saling menggunting dan antara paruh atas dan paruh bawah tidak saling menutup sempurna. Hal ini disebabkan oleh genetis/turunan, teknik meloloh dan belajar makan yg salah, defisiensi kalsium, infeksi bakteri, dll.

3. Prognathism
Merupakan kelainan yg berkebalikan dengan Overgrown, yaitu paruh bagian atas tertahan oleh paruh bagian bawah.
Penyebabnya bisa karena kesalahan indukan ketika meloloh piyiknya, sehingga paruh atas piyik terlalu tertekan ke dalam.
PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Kasus lain, awalnya normal dan tidak langsung seperti ini.
Ketika paruh atas mengalami seperti pengeroposan di bagian luar seperti infeksi oleh jamur/bakteri, lambat laun hancur memendek pada ujung paruhnya, dan akhirnya lbih pendek dari paruh bawah.

Karena paruh bawah tidak tertahan keatas, lama-lama semakin mencuat. Untuk mengantisipasi ketiga hal tersebut, alangkah baiknya apabila kita menyediakan asupan nutrisi yg cukup.

Selalu sediakan mainan, bilah kayu, atau apapun yg sekiranya aman untuk digigit, karena secara tidak langsung mereka mengikis paruhnya sendiri.



sumber :
https://www.facebook.com/groups/301695919994311/permalink/350179671812602/

KETERKAITAN ANTARA HALFSIDER dan GYNANDROMORPH

KETERKAITAN ANTARA HALFSIDER dan GYNANDROMORPH
KETERKAITAN ANTARA HALFSIDER dan GYNANDROMORPH

Saya ingin bertanya kepada pemilik burung Halfsider:
Apakah ketika Halfsider tersebut Anda ternakkan, berhasilkan memperoleh keturunan? Saya tidak tanyakan menjadi apa keturunannya, hanya bertanya BERHASILKAH bertelur dan menetas?
Anda pasti kenal kan mutasi Halfsider? Banyak juga pastinya disini pemilik burung dengan kekhususan seperti itu.
lovebird halfsider
Ya, mutasi yg menyebabkan tampilan seekor burung (atau hewan lain) menjadi dwiwarna, side A dan side B, secara vertikal membelah warna menjadi 2 bagian kiri dan kanan tubuh.
Tahukah Anda, bahwa unggas dengan tampilah fisik Halfsider merupakan Gynandromorph?
Gynandromorph adalah suatu kondisi dimana organisme tersebut membawa genetik dan fisik antara jantan dan betina dalam satu tubuh, bisa simetris tampilannya ataupun mosaik (acak).

Pada unggas dimorfik (fisik jantan dan betina dibedakan), sangatlah terlihat jelas Gynandromorph ini seperti gabungan jantan dan betina pada kedua sisi, layaknya konstestan IMB Hansen di TransTV!
Contoh Gynandromorph dimorfik adalah ayam dan burung Cardinal.

Selain kelaminnya, warna dan bentuk badannya pun berbeda! Bila pada ayam biasanya postur jantan lebih besar dan berjengger lebih lebar, maka hal inipun terjadi pada satu sisi tubuhnya.
Begitupun dengan burung Cardinal, jantan memiliki warna bulu merah dah betina kecoklatan.
Namun pada unggas monomorfik (fisik jantan dan betina nyaris sama), mungkin hanya berbeda warna saja.
burung halfsider
Misalkan burung Lovebird dan Parkit, membedakannya hanya dari warnanya saja, karena bentuk tubuh mereka tidak berbeda antara jantan dan betina.
Kelamin ganda? Berkembangbiaknya bagaimana?

Nah, faktanya adalah SEBAGIAN HALFSIDER/GYNANFROMORPH pada unggas adalah mandul.
Ingat, SEBAGIAN, bukan seluruhnya.
Pada sebagian besar jenis unggas, HANYA OVARIUM KIRI YANG BERFUNGSI membawa dan menghasilkan sel telur.

Pada kasus ayam (foto terlampir), Gynandromorph terjadi jantan di sisi kiri (tubuh lebih besar, kaki lebih kekar, jengger lebih lebar), maka dipastikan ayam tersebut adalah mandul bila peran dia menjadi betina.
ayam halfsider

Nah kalau Lovebird? Kiri dan kanan kan tidak berbeda?
Maka dari itu, kita hanya tahu bahwa SEBAGIAN HALFSIDER Lovebird adalah mandul, dan sebagian adalah tidak, tergantung di mana posisi genetis jantan dan betinannya.
Maka jangan heran, bila ada yang tidak bisa menernakan Halfsider, ada juga yang bisa.



sumber :
https://www.facebook.com/groups/301695919994311/permalink/368298520000717/

Contact Us

Name

Email *

Message *

Copyright © Lovebird lover Indonesia. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design