pecinta burung lovebird Indonesia

Penyakit Snot Pada Lovebird

Musim penghujan telah tiba, biasanya banyak breeder yang mengeluh karena burung lovebird peliharannya terserang Snot. penyakit ini cukup berbahaya karena selain menyerang bagian mata biasanya juga menyerang pada bagian pernafasan dan bahkan bisa berujung kematian jika tidak segera ditangani dengan cara yang tepat.

Apakah snot ini?
Infectious Coryza adalah nama kedokteran untuk Snot. Organisme penyebabnya ditemukan pertama kali oleh Beach pada tahun 1920. penyakit ini umumnya timbul di musim penghujan atau ada kaitannya dengan kondisi lingkungan kandang yang dingin dan lembab. Penyebabnya adalah bakteri Hemophilus gallinarum. Snot menyerang smua jenis unggas baik itu ayam maupun burung.
Penyakit Snot pada Lovebird
Penularan Snot?
Penularannya melalui media  kontak langsung antara unggas satu dan lain / lovebird satu sama lain lewat udara, lewat peralatan kandang, makanan dan minuman yang tercemar bakteri Hemophillus gallinarum

Gejala Klinis?
Pembengkakan dan busung pada muka dan mata sehingga lovebird sering menurutup mata bahkan dalam keadaan parah muncul selaput menutupi mata dan bengkak hingga seolah-olah mata membesar mau keluar. Rongga hidung mengeluarkan lendir kental yang lengket dan berbau busuk . kadang bersin-bersin dan mengguncangkan kepala untuk mengeluarkan cairan hidung. Kelopak matannya menjadi lengket. Nanah pada mata berbau busuk yang dapat mengerak disekitar lubang hidung dan mengkeju disekitar lubang hidung dan sinus.Getah radang dalam trachea dan bronchi dapat menghasilkan bunyi ngorok.Nafsu makan dan minum menurun sehingga terjadi penurunan produksi. Pernapasan cepat, sering kali dibarengi diare dan lovebird dapat menjadi kerdil.  Perubahan Pascamati Selaput lendir hidung dan sinus / pilek mengalami peradangan yang akut. Peradangan katar (bengkak luar biasa) selaput mata. Busung bawah kulit pada muka dan tulang..

Dengan kondisi seperti yang dijelaskan diatas apakah lovebird kesayangan kita yang terkena snot masih bisa disembuhkan ?? pastinya bisa, asalkan burung yang terkena snot belum terlalu parah

Adapun untuk pengobatannya dabat di baca di artikel selanjutnya

Salam Breeder Lovebird Lover


sumber : google.com , bertani.wordpress.com

No comments:

Post a Comment

Copyright © Lovebird lover Indonesia . All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design